REVIEW JURNAL MUSLIMPRENEUR
Nama : Qonitah Salsabila
NIM : 06010520020
UTS IAD/IBD/ISD
1. Apa
yang dilakukan penulis secara singkat?
2. Apa
permasalahannya?
3. Bagaimana
cara penulis menyelesaikan masalah tersebut?
4. Apa
hasil yang diperoleh penulis?
5. Apa
makna dari hasil yang diperoleh?
6. Referensi
apa saja yang digunakan?
Jawaban
1.
Yang
dilakukan penulis adalah meneliti dengan tujuan menganalisa dan memprediksi
pengaruh latar belakang keluarga terhadap intensi muslimpreneur.
2.
Permasalahan
dari jurnal ini adalah angka pengangguran yang sangat tinggi dan rendahnya
kewirausahaan muslim di Indonesia.
3.
Penulis
menggunakan metode surveilans dengan pendekatan eksplanatori dan penulis juga
mengambil sampel sebanyak 100 orang.
4.
Hasil
yang diperoleh adalah latar belakang keluarga mempunyai pengaruh yang tinggi.
Itu terbukti dari beberapa individu yang berasal dari keluarga tinggi dengan
proses mendidik orang tua, menjaga hubungan antar keluarga, suasana rumah,
kondisi ekonomi, dan pemahaman orang tua sangat mendukung individu untuk
menjadi seorang muslimpreneur.
5.
Makna
dari hasil yang diperoleh adalah latar belakang keluarga sangat berpengaruh
pada setiap individu untuk menjadi baik dan berguna.
6.
Antoni. (2014).
Kewirausahaan Muslim: Membangun Karakteristik Peneurs Muslim
Dengan
Pendekatan Berbasis Pengetahuan Ekonomi. EL-HIKAM: Jurnal Pendidikan dan Kajian
Keislaman, 326-354.
Carr, JC, & Sequeira,
JM (2007). Eksposur bisnis keluarga sebelumnya sebagai
pengaruh
antargenerasi dan niat kewirausahaan: Teori pendekatan Perilaku yang
Direncanakan.
Jurnal Riset Bisnis, 1090-1098.
Chaudhary, R. (2017).
Faktor demografi, kepribadian dan kecenderungan
kewirausahaan.
Pendidikan + Pelatihan, 171–187.
Darwis, M. (2017).
Entrepreneurship Dalam Perspektif Islam: Meneguhkan
Paradigma
Pertautan Agama dan Ekonomi. Iqtishoduna, 190-222.
Drennan, J., Kennedy, J.,
& Renfrow, P. (2005). Dampak Pengalaman Masa Kecil
pada
Perkembangan Niat Wirausaha. Jurnal Internasional Kewirausahaan dan Inovasi,
1-14.
Farrukh, M., Khan, AA,
Khan, MS, Ramzani, SR, & Soladoye, BS (2017). Niat
berwirausaha:
peran faktor keluarga,ciri-ciri kepribadian dan kemanjuran diri. Jurnal Dunia
Kewirausahaan, Manajemen
dan Pembangunan Berkelanjutan, 1-28.
Garson, GD (2016).
Partial Least Squares: Model Regresi & Persamaan Struktural.
Asheboro,
NC: Penerbitan Asosiasi Statistik.
Ghazali, I. (2014).
Struktural Equation Modeling: Metode dengan Partial Lest Square.
Semarang:
Badan Penerbit Universitas Dipenogoro.
Hidayat, NM (2017).
Faktor-faktor yang mempengaruhi Motivasi Mahasiswa Menjadi
Entrepreneur
Syariah. Jurnal Syarikah, 403- 418.
Hmieleski, KM, &
Baron, RA (2008). Kapan self-efficacy kewirausahaan
meningkatkan
versus mengurangi kinerja perusahaan? Strategis Jurnal
Kewirausahaan,
57-72.
Juliana. (2017).
Syariahpreneur DalamMewujudkan Kesejahteraan Masyarakat.
Bandung:
Buku Corleone.
Juliana, Faathir, M.,
& Shultan, M. (2019). Implementasi Etika Bisnis Islam Pelaku
Usaha
Mikro: Studi Kasus Pada Pelaku Usaha Mikro Syariah Puspa Bank
Indonesia
Wilayah Jawa Barat Di Bandung Tahun 2017. Strategis, 36-43.
Juliana, Firmansyah,
Cahyaneu, A., Moslem, H., & Fauziyah, I. (2017). Kepatuhan
Syariah
untuk Meningkatkan Daya Saing Perusahaan Industri Hijab. ICIEBP –
Konferensi
Internasional Pertama tentang Ekonomi Islam, Bisnis dan Filantropi,
693-697.
Juliana, Marlin, R.,
Saripudin, U., & Khatimah, H. (2017). Syariapreneur: Paradigma
Baru
Kewirausahaan Berbasis Islam. Prosiding Konferensi Internasional Pertama
tentang
Ekonomi Islam, Bisnis, dan Filantropi, 668-672.
Kompas. (2018, 17
September). Lulusan SMK jadi Pengusaha? Bisa! Diambil dari
Kompas:
https://edukasi.kompas.com
Liñán, F. (2011). Faktor
yang mempengaruhi tingkat niat berwirausaha: peran
pendidikan.
Jurnal Manajemen Wirausaha, 195- 218.
Makhrus, & Cahyani,
DP (2017). Konsep Islamicpreneurship DalamUpaya
Mendorong
Praktik Bisnis Islami. Islamidina, 1-20.
Media Indonesia. (2018,
25 Juli). Kemenpora Mendorong Santri Jadi Wirausahawan.
Diambil
dari Media Indonesia: http://mediaindonesia.com
Media Indonesia. (2018,
19 Oktober). Pendidikan Kurang Mendorong Minat
Kewirausahaan.
Diambil dari Media Indonesia: http://mediaindonesia.com
Media Indonesia. (2018, 5
Juni). Rasio Wirausaha Indonesia Sentuh 7%. Diambil dari
Media Indonesia: https://mediaindonesia.com
Meinawati, N. (2018).
Pengaruh Latar Belakang Keluarga dan Pendidikan
Kewirausahaan
terhadap Intensi Berwirausaha
melalui Efikasi Diri. Jurnal
Pendidikan
Ekonomi Indonesia, 55-64.
MUIDKIJakarta. (2015, 30
Juni). Persentase Pebisnis Muslim Cuma 1% . Diterima
dari MUI DKI Jakarta: https://www.muidkijakarta.or.id
Republika. (2018, 18
Oktober). Enggartiasto: Tingkat Kewirausahaan di Indonesia
Rendah. Diakses dari https://www.republika.co.id
Republika. (2018, 23
Januari). Santri Diharapkan
Jadi Pengusaha. Diperoleh dari
Khazanah Replubika: https://khazanah.republika.co.id
Republika. (2019, 24
April). Bandung Santripreneur Fest Target Lima Ribu
Pengunjung. Diperoleh dari Khazanah:
https://khazanah.republika.co.id
Roujaniah. (2014).
Pengaruh Faktor-faktor Demografi dan karakter Pribadi terhadap
keinginan
Berwirausaha Mahasiswa unggul Universitas Esa Unggul. Forum
Ilmiah,
137-148.
Suyatno, A., &
Muhtarom. (2018). Pengaruh Lingkungan Keluarga Dan
Pembelajaraan
Kewirausahaan Terhadap Intensi Technopreneurship Mahasiswa
Manajemen
Ilmu Komputer. Prosiding SENDI_U, 171-179.
Ulfa, N., &
Maftukhatusolikhah. (2015). Minat Wirausaha Kaum Santri dan Faktor-
Faktor
Yang Mempengaruhinya (Studi Pada Pondok Pesantren Ar -Riyadh
Palembang.
Jurnal I-Ekonomi, 52-65.
Vemmy, SC (2013).
Faktor-faktor yang mempenga ruhi intensi berwirausaha siswa
smk
di Yogyakarta. Jurnal Pendidikan Vokasi, 117–125. Diambil dari Media
Indonesia:
terhadap Intensi Berwirausaha melalui Cuma 1%. Diterima dari
MUI
DKI Jakarta: di Indonesia Rendah. Diakses dari Republika.co.id: Jadi
Pengusaha.
Diperoleh dari Khazanah Republika: Target Lima Ribu
Pengunjung.
Diperoleh dari Khazanah:
Komentar
Posting Komentar